Senin, 23 Februari 2009

The Convergensi Sin

Sahabat...
Sudah lebih dari tiga puluh lima tahun usia ini terjalani
Tak ada yang bisa dibanggakan
Tak ada pula yang bisa di sesalkan
Semua sudah berlalu
Tinggal kenangan yang harus dipertangungjawabkan

Sahabat...
Ketika engkau merasa hidup, pernahkah engkau merasa begitu berguna...
atau..
Ketika engkau merasa ajalmu sudah dekat, pernahkan engkau merasa hidupmu ini sia-sia...
Itulah yang aku alami dari separuh perjalanan hidup ini...
Aku merasa, semakin hari semakin berat beban dosa yang aku lakukan,
Semakin berat juga jalan-jalan yang harus aku lakukan..
Demi sepotong mimpi..
Sepotong mimpi yang membuat kegelisahan hidup membuncah nyaris pecahkan dada.
Mimpi tentang anak manusia yang ingin hidup bahagia...


Sahabat...
Dalam siang dan malam dan dalam gelap dan terang...
Aku merasa tak ada yang bertambah dalam timbangan kebajikan milikku..
Kalaupun ada selalu hilang tersapu angin gibah dan kedengkian hatiku..
Terhadap mereka yang bernasib beruntung...
Dikarunia Allah hidup sejahtera dan damai...

Sahabat..
Bukannya aku ingin menggugat takdir...
Tetapi hanya pertanyakan sampai kapan kah semua ini akan berakhir..
Ketika jiwa ini selalu saja gelisah meskipun dahi telah hitam oleh sujud-sujud malam..
Tatkala datang pertanyaan tentang takdir itu sendiri...
Apakah Ujian, cobaan ataupun azab yang datang..
Ataukah Tuhan mempunyai cara yang berbeda...
Bagaimana menyayangi umatnya...

Februari 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar